Rabu, 18 April 2012

Membuat Rencana Anggaran Biaya Rumah Bagi Orang Awam - Cara Menghitung Volume (1)

SURABAYA. Salah satu kebutuhan primer manusia selain sandang dan pangan adalah papan. Papan yang dimaksud adalah perumahan tempat tinggal bersama keluarga. Perumahan dalam hal ini bisa berupa Rumah Tapak maupun Rumah Susun (Flat atau Apartemen).
Dari tahun ke tahun biaya Perumahan baik untuk Pembelian, Pembangunan maupun Rehabilitasi rumah semakin mahal.
Disini saya ingin mengetengahkan keinginan untuk membuat efisiensi dari biaya pembuatan rumah Tapak seperti tampak pada gambar.
Inti dari Ilmu RAB dapat kita bagi menjadi dua yaitu Penghitungan Volume dan Pembuatan Analisa Harga Satuan (Upah dan Bahan). Dalam Artikel ini saya mencoba membahas Penghitungan Volume terlebih dahulu. Volume merupakan ruang bidang yang harus kita hitung untuk mengetahui kebutuhan material.
Dasar dari volume adalah ilmu matematika dasar tentang ilmu bangun datar dan bangun ruang. Pada Bangun datar yang memiliki bentuk dua dimensi dengan rumus satuan m2 (meter persegi) kita mengenal Bujur Sangkar, Persegi Panjang, Segitiga, Layang-layang, Jajaran Genjang, Belah Ketupat,Trapesium maupun Lingkaran.

Di Tabel dibawah ini saya mencoba untuk menjelaskan   rumus perhitungan bangun datar yang sering digunakan dalam penghitungan volume bangunan.


Dari bentuk 2 dimensi dapat kita kembangkan ke bangun ruang yang berbentuk 3 dimensi 
Untuk Bangun ruang menggunakan rumus satuan m3 (meter kubik), kita mengenal Kubus, Balok, Limas, Prisma, Tabung dan Bola. Untuk Limas jarang saya jumpai penggunaannya untuk rumah. hanya pada bangunan yang menggunakan profil tertentu yang menggunakan rumus Limas



Demikian pembahasan saya mengenai volume bagian pertama. Untuk artikel selanjutnya akan saya tampilkan pembahasan mengenai volume lanjutan.

Pembaca yang budiman, mohon untuk meninggalkan jejak komentar yang tentunya akan bermanfaat bagi perbaikan artikel ini. Salam.